Home / Berita Umum / Tentang Survei Ridwan Kamil Nasdem Tidak Terlena

Tentang Survei Ridwan Kamil Nasdem Tidak Terlena

Jakarta : Ketua Dewan Pimpinan Lokasi (DPW) NasDem Jawa Barat, Saan Mustofa malas terlena elektabilitas tinggi Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum versus survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) . Saan mengatakan hasil survey tidak dapat jadikan nilai patokan.

” Apalagi bila kita saksikan dari hasil temuan, masihlah 41 prosen peluang mereka membuat perubahan pilihannya, ” kata Saan di kantor SMRC, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis 15 Maret 2018.

Merujuk hasil survey SMRC, Ridwan-Uu unggul 13 prosen dari kompetitor paling dekatnya, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Bagi NasDem, kata Saan, angka ini belum juga aman.

” Karena belum juga aman, jadi baik Kang Emil serta Kang Uu, ataupun partai pendukung bakal bekerja lebih keras sekali lagi untuk selalu menjaga tren ini supaya tidak turun. Tapi menginginkan trendnya naik terus-menerus, ” terang Saan.

Meski sekian, menurut Saan, hasil temuan instansi survey ini jadi modal tim pemenangan Ridwan-Uu. Saan mempertegas, partai pengusung senantiasa mengingatkan pasangan calon tidak untuk terlena dengan hasil survey yang memberikan elektabilitas tinggi.

Saan tetaplah optimis Ridwan-Uu dapat menjadi pemenang Pilgub Jabar 2018. Saan memandang ada angin fresh dari hasil debat pertama serta telaah pendapat yang dilaksanakan pada pasangan Ridwan-Uu.

” Saya berkeyakinan bila umpamanya diselenggarakan survey pascadebat, jadi support pada Ridwan Kamil serta Uu bakal jadi bertambah, ” pungkas Saan.

SMRC keluarkan hasil survey perihal elektabilitas pasangan cagub-cawagub Jawa Barat. Hasil survey memberikan pasangan Ridwan Kamil-Uu unggul dengan pencapaian support 43, 7 prosen. Tempat ke-2 dihuni pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dengan 30, 7 prosen.

Tempat selanjutnya di isi pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu dengan 4, 6 prosen. Paling buncit, pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan dengan 2, 8 prosen. Ada 18, 2 prosen responden belum juga tentukan pilihan.

Survei ini dilaksanakan pada 1-8 Maret 2018 di Propinsi Jawa Barat. Survei ini melibatkan 801 responden yang dipilih dengan cara multistage secara acak sample. Margin of error survey diprediksikan lebih kurang 3, 5 prosen dengan tingkat keyakinan 95 prosen.

About admin