Home / Berita Umum / Setya Novanto Mendatangi Sidang Bimanesh Sutarjo Sebagai Saksi

Setya Novanto Mendatangi Sidang Bimanesh Sutarjo Sebagai Saksi

Setya Novanto Mendatangi Sidang Bimanesh Sutarjo Sebagai Saksi – Setya Novanto dimaksud siap ada buat jadi saksi dalam sidang kelanjutan perkara perintangan penyidikan dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo. Novanto diawalnya tidak ada dikarenakan mengakui tengah bersiap hadapi sidang vonis perkaranya.

” SN (Setya Novanto) siap ada, ” kata jaksa KPK M Takdir waktu dihubungi, Jumat (27/4/2018) .

Idenya sidang dapat di gelar pada jam 09. 00 WIB di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat.

Diawalnya pada Jumat (20/4) lantas Novanto diagendakan jadi saksi dalam perkara Bimanesh tapi tdk ada. Novanto beralasan mempersiapkan duplik buat putusan persoalan korupsi e-KTP.

Dalam sidang diawalnya dr Bimanesh ceritakan masalah surat visum yang dibuatnya selagi menjaga di RS Medika Permata Hijau. Tidak cuman itu, foto-foto Novanto dia mengaku dipotret memakai telephone selulernya.

Menurut Bimanesh, poto itu di ambil sehabis Novanto dicek. Bimanesh merasakan butuh memfoto Novanto jadi bukti.

” Saya butuh buat memfoto ini dikarenakan pemikiran saya histori kecelakaan jalan raya orang bawah mengatakan saat pastinya bakal dimintai visum, ” ucap Bimanesh, beberapa lain waktu.

” Saya poto biar ada bukti ukuran telah saya tulis, ” ucap Bimanesh.
Bimanesh Sutarjo didakwa menghadang penyidikan KPK atas Setya Novanto dalam persoalan dugaan korupsi project e-KTP. Bimanesh dikira bekerja sama-sama dengan bekas pengacara Novanto Fredrich Yunadi merekayasa sakitnya eks Ketua DPR itu.

Awalannya, dr Bimanesh dihubungi Fredrich dengan maksud memohon dukungan supaya Novanto sanggup dirawat di RS Medika Permata Hijau. Fredrich juga memohon dr Bimanesh buat pengamatan Novanto menanggung derita beraneka penyakit, termasuk juga hipertensi.

Atas kelakuannya, Bimanesh didakwa tidak mematuhi Pasal 21 Undang-Undang No 31 Th. 1999 seperti udah dirubah dengan Undang-Undang No 20 Th. 2001 terkait Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

About admin