Home / berita bola / Ranieri Memperingatkan Anak Asuhnya

Ranieri Memperingatkan Anak Asuhnya

Target-target sudah terpenuhi oleh Leicester City. Kini tinggal mimpi besar yang bisa dikejar: memenangi Premier League. The Foxes diminta tetap tenang. Target dan mimpi jelas berbeda. Target adalah sasaran terukur dan realistis yang ditetapkan sejak awal, sementara mimpi adalah angan-angan yang siapa saja bisa melakukan dan sah-sah saja dicanangkan setinggi mungkin.

Leicester awalnya cuma menargetkan aman dari degradasi di musim ini. Oleh karena itu angka 40 poin jadi sasaran realistis mereka, karena diyakini cukup untuk lolos dari zona merah.

Tapi ternyata angka itu bisa dipenuhi setelah 20 pekan saja. Selanjutnya, mereka malah terus mengeruk poin dan pada prosesnya bisa mengamankan satu tiket ke fase grup Liga Champions.

Maka Leicester sudah melaju jauh melebihi target mereka. Anak asuh Claudio Ranieri justru pada prosesnya bisa bermimpi untuk mengangkat trofi Premier League. Mimpi itu bahkan dalam perjalanannya menjadi target yang realistis, mengingat mereka saat ini cuma berjarak satu kemenangan dari tangga juara.

About admin