Home / Berita Umum / PAN Butuh Figur Baru

PAN Butuh Figur Baru

PAN Butuh Figur Baru – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo menolak hasil survey Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA yg menyebutkan efek serta pamor Amien Rais udah turun serta tak bisa mengungkit kepopuleran partai.

” Bab Pak Amien, kader serta partisan PAN memposisikan beliau pada urutan yg privat, walaupun sudahlah tidak berubah menjadi ketum [ketua umum], ” kata Drajad terhadap CNNIndonesia. com, Rabu (9/1) .

Karena itu, kata Drajad, serangan yg diperuntukan terhadap Amien, sebagai Ketua Dewan Kehormatan PAN itu, tak kan beresiko apa pun, satu diantaranya merupakan surat dari lima pendiri.

” Jadi apa pun tembakan dari pihak beda, ya gak ngaruh. Surat lima pendiri itupun bisa dibuktikan cuma pepesan kosong, gak ngaruh ikut, ” ujarnya.

Tidak hanya itu, perihal kepopuleran partainya tiap-tiap pemilu, Drajad mengemukakan beberapa instansi survey, termasuk juga LSI Denny JA, memposisikan PAN pada angka lebih kurang 1, 5-2 prosen.

” Saat Pemilu 2014 ada yg menyebutkan PAN lebih kurang 2, 5-3 prosen, ” kata Drajad.

Faktanya, lanjut Drajad, PAN malahan konstan mendapat nada lebih kurang 6, 5-7 prosen tiap-tiap pemilu. Hingga, instansi survey, menurutnya, kerapkali meleset serta salah.

” PAN miliki survey sendiri, dilaksanakan oleh instansi yg ketenarannya tinggi. Surveinya per dapil. Itu sebagai basis informasi kami, ” ujarnya.

Sekarang, Drajad mengemukakan PAN lebih konsentrasi buat mengamankan kursi di dapil marjinal. Dikarenakan, sejauh ini Drajad menilainya ada sejumlah kursi PAN ada pada barisan kursi paling akhir atau ke dua paling akhir di dapil itu.

” Dengan skema perhitungan kursi yg baru, PAN miliki potensi sangatlah dirugikan. Itu lebih berubah menjadi perhatian kita ketimbang hasil survey siapa-siapa saja ikut, terkecuali instansi yg kita mohon mendukung barusan, ” pungkasnya.

Awal kalinya, LSI Denny JA menyebutkan Amien Rais jadi tokoh serta Ketua Dewan Kehormatan di PAN udah mengalami penurunan. Partai itu lantas dianggap mesti mencari pendongkrak beda yang bisa menambah kepopuleran partai buat Penentuan Legislatif 2019.

” Dari PAN walaupun lantas pamor Amien Rais relatif redup namun tetap ada figur-figur beda yg dapat di munculkan yg dapat menaikkan pendongkrak buat lolos (dari batas bawah sekurang-kurangnya parlemen) , ” kata pengamat LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantor LSI, Jakarta Timur, Selasa (8/1) .

Dari survey LSI Denny JA yg dilaksanakan sepanjang lima bulan berturutan, nada yg diraih PAN tetap ada dibawah PKS serta PPP. Pada Agustus PAN mendapat nada 1, 4 prosen, pada September sejumlah 1, 5 prosen, Oktober memperoleh 1, 9 prosen, November dapatkan 1, 6 prosen serta Desember cuma dapatkan 1, 8 prosen.

About admin