Home / Berita Umum / Mayat Bayi Diduga Sengaja Dibuang Ortunya Ditemukan di Saluran Irigasi di Brebes

Mayat Bayi Diduga Sengaja Dibuang Ortunya Ditemukan di Saluran Irigasi di Brebes

Mayat Bayi Diduga Sengaja Dibuang Ortunya Ditemukan di Saluran Irigasi di Brebes – Sesosok mayat bayi wanita diketemukan di aliran irigasi di Brebes. Bayi malang ini disangka berniat dibuang oleh orang tuanya.

Mayat bati itu diketemukan penduduk Desa Tanjungsari, Kecamatan Wanasari, Kamis (25/4/2019) sore.

Mayat bayi ini diketemukan pertama-tama oleh Toharun (43), seseorang petani penduduk desa ditempat. Toharun lihat satu benda terbungkus kardus yang terbenam di aliran irigasi. Dia lalu mengangkut serta meiletakkan di lahan persawahan.

Kala dibuka, bungkusan dalam kardus itu nyata-nyatanya merupakan mayat bayi yang masih tetap merah yang masih tetap komplet dengan dengan tali pusat serta plasenta. Tubuh bayi terbungkus kain sarung serta selembar celana pendek orang dewasa.

Diprediksikan, bayi ini telah wafat 2 hingga sampai 3 hari kemarin. Soal ini dapat disaksikan dari kulit bayi yang masih tetap merah, akan tetapi telah keluarkan berbau busuk.

“Barusan saya lihat ada bungkusan di aliran serta saya angkat. Dikira bungkusan sampah maka dari itu diangkat supaya tak menutup aliran. Cocok dibuka baunya busuk. Nyata-nyatanya bayi telah mati,” kata Toharun.

Kepala desa Tanjungsari, Warasmui membetulkan masyarakatnya mendapatkan mayat bayi itu. Dari keterangsn masyarakatnya, bungkusan berisi bayi ini terbenam di aliran irigasi.

“Kayaknya berniat dihanyutkan oleh orang tuanya. Selalu hingga sampai di desa sini,” kata Kepala desa Tanjungsari.

Sehubungan penemuan mayat bayi ini, Warasmui bakal bekerjasama dengan beberapa bidan desa seputar. Maksudnya adalah untuk membeberkan orang-tua bayi ini.

“Kelak bidan desa biar memonitor siapapun yang check kandungan di desa ini serta sekelilingnya, termasuk juga rumah bersalin,” sambung ia.

Mayat bayi ini lalu dibawa petugas Polsek Wanasari ke RSUD Brebes untuk dijalankan visum.

About admin