Home / Berita Umum / Kivlan Bakal Pergi Ke Brunei Darussalam Lewat Batam

Kivlan Bakal Pergi Ke Brunei Darussalam Lewat Batam

Kivlan Bakal Pergi Ke Brunei Darussalam Lewat Batam – Polisi gagalkan ide Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen yg ingin ke luar negeri, Jumat (10/5) malam. Kepala Sisi Penerangan Umum (Kabag Penum) Biro Penerangan Penduduk Humas Polri, Komisaris Besar Asep Adi Saputra menyebutkan pihaknya udah keluarkan surat cegat.

Kivlan, kata Asep, didapati bakal pergi ke Brunei Darussalam lewat Batam. ” Benar, di cegah keluar negeri. Beliau (Kivlan) pengin ke Brunei melalui Batam, ” kata Adi dalam keterangannya, Jumat (10/5) malam.

Surat jauhi Kivlan berkenaan dengan peningkatan perkara perkiraan makar atau berita bohong yg libatkan dirinya sendiri.

Terpisah, Kepala Sektor Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono pun membetulkan udah memberikan surat jauhi terhadap eks kepala staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kas Kostrad) itu.

” (Surat dikirim) dari Mabes, kita paduan, ” kata Argo.

Kivlan adalah salah satunya tokoh yg vokal mengkritik pemerintah. Terakhir ia senang memamerkan gosip kebohongan pemilu 2019.

Awal mulanya, Kivlan pada Selasa (7/5) diadukan ke ke Bareskrim Polri atas perkiraan penyebaran berita bohong serta makar.

Laporan pada Kivlan itu di terima oleh polisi dengan nomer laporan LP/B/0442/V/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam isyarat terima laporan yg diraih, didapati Kivlan diadukan oleh seorang bernama Jalaludin.

Tidak cuman Kivlan, aktivis Lieus Sungkharisma dalam hari yang sama pula diadukan atas perkiraan penyebaran berita bohong serta makar ke Bareskrim Polri.

Laporan pada Lieus itu di terima dengan nomer laporan LP/B/0441/B/2019/Bareskrim tertanggal 7 Mei 2019. Dalam laporan itu, didapati laporan pada Lieus dilaksanakan oleh Eman Soleman.

Dalam laporan itu, kedua-duanya diadukan atas Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau hoax dengan Undang-Undang (UU) Nomer 1 Tahun 1946 terkait KUHP clausal 14 serta atau clausal 15 dan pada Keamanan Negara atau Makar UU Nomer 1 Tahun 1946 terkait KUHP clausal 107 jo asal 110 jo clausal 87 serta atau clausal 163 bis jo clausal 107.

About penulis77