Home / internasioanl / Hamil 7 Bulan, Wanita Israel Diserang Pria Bersenjata di Tepi Barat

Hamil 7 Bulan, Wanita Israel Diserang Pria Bersenjata di Tepi Barat

Hamil 7 Bulan, Wanita Israel Diserang Pria Bersenjata di Tepi Barat – Ironis! Seseorang bayi yg lahir prematur dari seseorang wanita Israel yg terluka gara-gara perbuatan penembakan di Pinggir Barat, wafat dalam rumah sakit. Penduduk Palestina sebagai pemeran penembakan itu dilaporkan meninggal dunia dalam pengejaran tentara Israel.

Kamis (13/12/2018) , wanita Israel bernama Shira Ish-Ran ini tengah hamil 7 bulan kala dirinya sendiri serta suaminya bersama-sama lima orang yang lain di serang pria bersenjata dalam sesuatu pemberhentian bus di luar permukiman Yahudi, Ofra, di ruangan Pinggir Barat pada Minggu (9/12) waktu lalu.

Pria bersenjata itu melarikan diri dengan memanfaatkan mobil.

Team dokter yg menjaga Ish Ran memaparkan kalau wanita itu terserang tembakan pada bagian abdomen serta bayi laki-lakinya lahir lewat operasi caesar dalam situasi urgent tetapi tidak sempat sembuh. Bayi yg malang itu wafat kala dirawat dalam rumah sakit ditempat.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan belasungkawa atas kepergian bayi Ish-Ran.

” Hati saya, hati kita semua, ada berbarengan Shira serta Avihai (suami Ish-Ran) kala kematian bayi berumur 4 hari yg bahkan juga belum juga punyai nama, ” ujar Netanyahu dalam pidatonya dihadapan media-media asing serta banyak diplomat.

” Pasukan keamanan tengah kejar pembunuhnya, ” ujarnya.

Kala Netanyahu berkata, dinas keamanan Israel, Shin Bet, menjelaskan kalau personelnya yg beroperasi di dekat Ramallah, Pinggir Barat mengusahakan tangkap pemeran penembakan itu. Pemeran yg diidentifikasi bernama Omar Al-Barghouti itu selanjutnya ditembak mati kala mengusahakan kabur.

Dalam pengakuan terpisah, group Hamas menyatakan Barghouti jadi anggotanya serta mengonfirmasi kalau ia memperlancarkan ‘operasi heroik di Ofra’.

About admin