Home / Berita Umum / 2 Motor Tabrakan dan Terbakar di Ponorogo, 2 Pengendaranya Tewas

2 Motor Tabrakan dan Terbakar di Ponorogo, 2 Pengendaranya Tewas

2 Motor Tabrakan dan Terbakar di Ponorogo, 2 Pengendaranya Tewas – Dua pengendara sepeda motor sama-sama tabrakan di jalan Desa Demangan, Kecamatan Siman. Disangka karena sangat kencangnya tabrakan, tangki bensin dua motor bocor serta langsung terbakar. Sesaat dua bikers yang sudah sempat dirawat di dalam rumah sakit alami luka bakar serius, pada akhirnya wafat.

Saksi mata Eko Setiawan (32) menjelaskan Honda Megapro bernopol AE 2755 SB yang dikendarai Edi Lesmono (18) masyarakat Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, meluncur kencang dari arah selatan ke arah ke utara. Kendaraan ini diubah di bagian ban.

Sesaat Honda Karisma dengan nopol AE 2670 SS yang dikendarai Ahmad Sukarni (48) masyarakat Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis meluncur kencang dari arah bersimpangan dari arah utara ke selatan.

Datang di dalam jalan Desa Demangan seputar jam 10.30 WIB, ke-2 bikers sama-sama bertabrakan. Menurut Eko, disangka pengendara Megapro akan mendahului kendaraan, akan tetapi sebab sangat ke kanan mengarah Honda Karisma, pada akhirnya tabrakan juga tidak dapat dielakkan.

“Ke-2 pemotor waktu itu telah terbakar, Edi itu terlempar dari motor serta terbakar semua badan. Sedang Karni tergencet motor serta terbakar sisi kaki ke bawah,” papar Eko, Kamis (20/12/2018).

Eko memberikan sebab besarnya kobaran barah masyarakat tidak berani mendekat. Selesai kobaran barah mengecil, ke-2 korban langsung ditolong masyarakat serta dibawa ke RS Darmayu.

“Waktu ditolong pertama-tama kedua-duanya masih tetap hidup, termasuk juga yang terbakar semua tubuh itu masih tetap bernafas,” jelas ia.

Menurut Eko, kobaran barah muncul selesai tangki bensin Honda Megapro yang dikendarai Edi bocor serta terserang percikan barah. Ditambah lagi keadaan tangki bensin dalam kondisi penuh pada akhirnya kobaran barah juga meluas. Bahkan juga menyambar ke-2 pengendara.

“Masyarakat tidak dapat langsung mendekat sebab takut kobaran barah, nunggu cukup surut baru ditolong. Masyarakat bawa serta air serta pasir untuk mematikan barah,” tandas ia.

Arus jalan raya mulai normal, waktu polisi hadir serta mengamankan ke-2 motor supaya tidak jadi tontonan masyarakat.

Sesaat Kanit Laka Lalu Polres Ponorogo Ipda Badri memberikan sekarang ini ke-2 korban wafat waktu dirawat di dalam rumah sakit.

“Sebab luka bakar kronis kedua-duanya wafat di dalam rumah sakit,” ujarnya.

About admin