Home / Berita Umum / 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Karena Memproduksi Narkoba Cookies

2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Karena Memproduksi Narkoba Cookies

2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap Karena Memproduksi Narkoba Cookies – Grup Narkoba Mapolres Jakarta Selatan tangkap dua pemuda berinisial RN serta DM berkenaan perkara narkoba. Mereka didapati bikin narkoba model baru bersifat kue bernama ‘Cookies’.

” Hasil tangkapan 12 Desember 2018 lebih kurang pagi hari waktu 01. 00 WIB, Satresnarkoba memperoleh laporan dari warga kalau ada perdagangan kue bahan pangan yg disebarkan oleh dua orang pemuda, ” ujar Kasat Narkoba Kompol Vivick Tjangkung terhadap wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2018) .

Vivick mengemukakan lantas RN serta DM, sebagai mahasiswa, tertangkap dalam rumah kos di daerah Kebayoran Lama bersama-sama barang untuk bukti berwujud narkoba Cookies serta tembakau. Ia memaparkan narkoba Cookies ini hasil terduga berbahan yg simple serta proses yg ringan.

” Pakai bahan basic tepung biasa, cairan alkohol 70%, serta yg mengagetkan, bahan kimia bernama NM yg dibeli online dari China, ” ujar Vivick.

” Membuatnya sederhana, seperti kue biasa, di gabung dengan naluri sendiri, jadikan adonan, dibuat dengan alat penggiling adonan. Sehabis digiling, lantas dibuat dengan pembuat kue, ” paparnya.

Dalam sekali pembuatan, Vivick mengemukakan ke dua terduga dapat membuahkan 1. 000 keping kue narkoba yg lantas dibagi rata buat dipasarkan di kampus tempat pemeran berkuliah di Jakarta Selatan. Satu bungkus kue, menurut Vivick, dipasarkan seharga Rp 100 ribu.

” Pengakuannya dibuat 1. 000 keping, lantas dibagi 2 dengan mitranya, jadi udah ada 500 keping tersebar di golongan siswa, cost produksi Rp 2 juta, keuntungan Rp 12 juta, ” ujar Vivick.

Lantas Vivick pun menuturkan resiko sehabis mengkonsumsi narkoba model kue ini. Menurut dia, 1 kali gigitan kecil kue ini dapat menimbulkan halusinasi sepanjang 1 jam.

” 1 kali gigitan kecil ini resikonya udah tinggi, dapat 1 jam resiko fly serta pusing. Satu kue ini dapat dihabiskan dengan 15 hingga 10 kali gigitan, ” kata Vivick.

Atas tingkah lakunya, ke dua pemeran pembuat narkoba model kue ini bakal dijaring UU Pangan Nomer 18 Tahun 2016 Clausal 140, dengan ultimatum 2 tahun penjara serta denda Rp 4 miliar. Vivick mengaku narkoba model ini tak masuk category UU Narkoba.

” Hasil lab negatif memang negatif masuk UU Narkoba, permenkes ini negatif, namun ini dapat kita tambahkan ke UU Pangan, ” ucap Vivick.

About admin